Dunia Samofa

Hidup adalah sebuah Pilihan

PLN (Padam Listrik Nih) ?

100px-plnsvg1Sekitar pukul 22.00 tadi malam aliran listrik di rumah saya (Pondok Gede) dan sekitarnya padam, gelap gulita, anak-anak nangis karena mungkin kegerahan dan ketakutan……. Saya coba beberapa kali telepon 123 (call centre PLN) harpannya saya bisa mendapatkan informasi tentang kejadiannya ini supaya bisa prepare minimal untuk penerangan rumah, namun hanya nada sibuk yang saya dapatkan hanya terdengar di ujung telepon.

Saya langsung berpikir tentang “arogan” dari perusahaan plat merah ini manakala pelanggannya terlambat membayar, tepatnya tanggal 1 bulan berikutnya (artinya terlambat 12 hari kalau tidak salah) pasti sudah mengirim “debt collector” dengan berbekal sepotong (setengah kertas A4) surat ancaman pemutusan sementera, konsekuensinya kalau belum dibayar akan di putus dan dengan “mengemis” pelanggan memohon supaya jangan di putus, disinilah moment sering terjadinya pungli dengan membayar sejumlah uang atau bahkan si petugas dengan tanpa malu-malu langsung meminta sejumlah uang….. itulah kejadian di lapangan yang mungkin para petinggi tidak tahu tentang hal ini.

Logikanya, tidak mungkin pelanggan masyarakat tidak membayar pemakaian listrik di rumahnya, karena tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan energi listrik di negara kita ini selain dari PLN, jadi mbok toleransi sedikitlah jangan terkesan “preman” gitu sama masyarakat kecil yang mungkin lagi kesusahan, karena ada keperluan mendadak misal bayar uang sekolah anaknya, atau uangnya di pakai untuk berobat dulu, itulah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di masyrakat.

Eh…jadi ngelantur gini ya, ……akhirnya 30 menit kemudian aliran listrik di rumah sudah menyala lagi, kami bersorak kegirangan seperti mendapatkan “durian runtuh”, maklum karena kami sudah ketergantungan akan energi listrik ini….. semoga PT. PLN memberikan pelayanan lebih baik lagi.

May 3, 2009 Posted by samofa | Sersan | , , , | No Comments Yet